Renungan Harian Kristen Hari Ini 31 Maret 2022

Renungan Harian Kristen Hari Ini 31 Maret 2022 - Yesaya 64 : 8
Renungan Harian Kristen Hari Ini 31 Maret 2022 – Yesaya 64 : 8

Renungan Harian – Halo semua sahabat KodePublik. Bagaimana keadaannya sekarang ini? Pastinya dan harus sehat semua yah, karena ada Tuhan Yesus yang pelihara kita semua. Yuk kita baca renungan hari ini, yang dapat menjadi berkat bagi kita semua. Mari kita simak bersama.

Bacaan Ayat Alkitab

Yesaya 64 : 8 – Tetapi sekarang, ya Tuhan, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu

Renungan Harian

Hidup manusia adalah suatu proses, demikian juga hidup orang percaya, kita ini dibentuk dan diproses oleh Tuhan, seperti tanah liat yang dibentuk agar menjadi bejana yang baik pada pemandangan Tuhan. Yeremia mengatakan, ”Apabila bejana yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya”.

Baca juga: Renungan Harian Kristen 30 Maret 2022




Kita adalah tanah liat dan Tuhan adalah Sang Penjunan, kita tidak mungkin memerintahkan Sang Penjunan untuk membentuk kita sesuai keinginan kita, firman Tuhan berkata, ”Adakah tanah liat berkata kepada pembentuknya, apakah yang kaubuat?”. Tanah liat tidak punya kekuasaan apa-apa untuk mengatur pembuatnya. Perlu kita renungkan, apakah kita mau dan rela dibentuk oleh Tuhan, sebab tidak mungkin tanah liat dapat membentuk dirinya sendiri dan tidak mungkin secara otomatis, tanpa dibentuk menjadi bejana yang baik dan indah, harus melalui proses. Yusuf mengalami proses dalam hidupnya sebelum menjadi penguasa di Mesir, Ayub mengalami juga pembentukan Tuhan melalui pelbagai penderitaan sebelum mengalami pemulihan oleh Tuhan dan Ayub dapat berkata, ”Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau”.

Baca juga: Renungan Harian Kristen 29 Maret 2022

Tuhan mau membentuk kita menjadi bejana yang berharga dan digunakan untuk tujuan yang mulia. Proses pembentukan memang tidak pernah menyenangkan, kita juga tidak mengetahui dengan pasti berapa lama prosesnya, semua dalam otoritas Tuhan, namun yang pasti hasilnya pasti baik dan indah. Kita sebagai tanah liat yang tidak lebih dari hembusan nafas, kita harus mempercayakan hidup kita dibentuk oleh Sang Penjunan untuk menjadi bejana yang indah menurut kehendak-Nya.

Semoga renungan harian ini dapat menjadi berkat dan kekuatan bagi kita semua. Tuhan Yesus memberkati.

 

**Editor: whoami

Bagikan Konten ini

Ditag dengan:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top